padahal saya tidak pernah sama sekali ke stasiun senen apalagi untuk mengubah jadwal kereta, tapi saya hanya berfikir kalo saya tidak melakukannya maka sampai kapanpun saya tidak akan pernah tau. ya itung-itung cari pengalaman hahahhahha dan keuntungannya saya jadi tau stasiun senen jadi nanti pas hari H saya sudah ga kikuk lagi hehehe.
karena saya membeli tiket secara online via indomart maka sebelum saya membatalkan dan mengubah jadwalnya maka saya harus mem print out tiket. karena di sana tersedia counter untuk print out oleh petugas dan ada pula print out tiket secara mandiri saya memilih secara mandiri karena tidak mengantri meskipun saya tidak tau caranya tapi ada pak satpam yang membantu saya. setelah tiket di print out maka selanjutnya saya ke counter pembatalan tiket
nah di counter ini yang mesti saya siapkan adalah :
1. mengisi form pembatalan tiket. (di form tersebut sudah terperinci apa yang harus kita isi, sesuai dengan instruksi ada ubah jadwal, pembatalan tiket. untuk pembatalan tiket ada instruksi cara mencairkan dana tiket kita apa melalui bank atau tunai yang dapat diambil di stasiun yang kita inginkan dengan catatan masa pencairan selama 30 hari)
2. menyiapkan fotocopy KTP. jika kita memesan tiket lebih dari 1 tiket dengan atas nama orang lain cukup hanya 1 Fotocopy KTP saja yang dicantumkan. fotocopy KTP salah satu dari pemesan tiket.
3. dan tiket yang sudah di print out (jika memesan secara online).
4. segala bentuk pembatalan tiket, tunda dan ubah jadwal akan di potong 25% sesuai dengan harga tiket tersebut.
prosesnya cepat dan tidak berbelit-belit meskipun saya hanya merubah jadwal perjalanan dengan hari yang sama tetap saja potongannya 25% lumayan besar juga menurut saya.
saya berharap sih potongannya tidak sebesar itu karena mulai januari 2014 sudah tidak ada subsidi untuk tiket kereta ekonomi. lalu kenapa 25% ya?? padahal saya hanya mengubah jadwal kereta di hari yang sama, yang awalnya saya berangkat jam 13.00 di rubah ke jam 22.00 di hari yang sama, tapi semoga saja ini untuk kemajuan perkereta apian di indonesia.
saya juga cukup menikmati kereta api saat ini jauh berbeda dengan kereta pada zaman saya masih SMP ketika itu saya sering pulang dari asrama menggunakan kereta tak jarang kereta berjejal penuh dengan manusia dalam 1 gerbong dan kala itu jadwal kereta hanya ada 1 jam sekali berbeda dengan saat ini 15 menit sekali dengan harga murah namun ber AC dan cepat. tidak seperti sumpek berjejal dan dipenuhi pedagang asongan.
semoga PT. KAI semakin berkembang dengan tekhnologi yang semakin maju. semoga bisa sejajar dengan perkereta apian di Jepang asal gga pake desek-desekan dan jubel-jubelan aja. makin disiplin dan nyaman. bisa mengurai kemacetan jakarta. aamiin YRA


