Kamis, 20 Agustus 2015

Banda Neira......

banda neira..bukan hanya sebuah tempat pengasingan bagi proklamator kita Bung Hatta....

banda neira....sebuah kota

tapi....ada sebuah nama "Banda Neira"

saya suka lagu-lagunya...sebuah band entahlah saya kurang faham soal musik namun saya suka lagu-lagu dari Banda Neira....

saya tidak bisa menjelaskan profil Banda Neira itu sendiri...saya hanya penikmat musik....


"tulisan entah berantah"

Kamis, 30 Juli 2015

keluargaku adalah kebangganku

saya berasal bukan dari keluarga mapan....saya berasal dari keluarga yang penuh dengan perjuangan bahkan sekedar untuk memasak nasi saya masih memakai kayu bakar dan tungku sebagai pembakarannya.....dari kecil hingga saat ini udah tahun 2015...bayangkan.....!!! tapi kami tidak terbelakang memang inilah kehidupan keluarga kami...masih terus berjuang demi impian.....ini semua kami lakukan demi penghematan....karna bapak saya sudah tidak muda lagi seperti dulu kini penghasilan tetapnya hanya 400 ribu rupiah saja perbulannya...sedangkan ibu saya yang hanya membantu berjualan jajanan anak-anak tak menentu pendapatannya padahal ibu saya harus mengeluarkan biaya besar untuk ke-enam anaknya.

memang saya sudah bekerja alhamdulillah dengan gaji yang cukup sebetulnya untuk sendiri namun dengan syarat saya melupakan semua kebutuhan pribadi saya dan akhirnya ibu dan bapak saya masih harus bekerja (maaf dalam hal ini saya memang belum bisa sepenuhnya bertanggung jawab pada keluarga padahal saya anak tertua). saya hanya mampu mengurangi beban orang tua dengan subsidi yang saya berikan setiap bulannya pada orang tua saya semoga kelak saya benar2 bisa memenuhi semua kebutuhan keluarga ini (aamiin).

saya memiliki adik 5..kelima adik saya hanya tinggal si bontot yang masih sekolah saat ini baru masuk pesantren sedangkan adik pertama saya bekerja di jakarta dan sambil kuliah, adik kedua saya belum menyelesaikan study strata 1nya memang hanya tinggal menunggu wisuda tapi adik saya ini pun belum kuat secara finansial meskipun sudah memiliki penghasilan tapi mungkin hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari pribadinya saja saya memahami hal itu, adik ketiga saya pun demikian sudah bekerja namun ia masih kuliah dan ia membiayai kuliahnya sendiri, adik ke empat saya baru saja akan masuk kuliah tahun ini. well..jadi mengapa kami harus terus tetap berjuang hanya untuk sesuap nasi di atas meja. tidak seperti keluarga lainnya...tinggal memasukan beras yang telah dicuci ke rice cooker lalu colokan kabel untuk menghubungkan arus listrik dan kemudian ceklek tombol cook dan menunggu warm menyala merah.

kami bukan dari keluarga yang mudah mendapatkan apapun ...orang tua saya, hanya itu lah pekerjaannya namun saya bangga........kami hanya tidak ingin tertinggal dengan kemajuan zaman yang semakin tumbuh cepat jika kami tidak memiliki ilmu maka kami akan tetap hidup tertinggal.

ibuku selalu mengajarkan untuk mendapatkan sesuatu banyak yang harus dikorbankan dan harus bersabar untuk mendapatkannya...ibuku mengajarkan kami dari kecil untuk menabung meski hanya dengan celengan plastik yang kami beli dengan menyisihkan uang jajan.

bapak selalu menunjukan tanggung jawabnya ..ia mau melakukan pekerjaan apapun asal kami bisa tetap makan nasi...sebetulnya hidup kami tidak sesulit yang dibayangkan...alhamdulillah kehidupan kami hanya harus tetap bertahan bersabar n berjuang.....dengan tujuan yang jelas.

mungkin kami ini termasuk kelas menengah kebawah.....hidup keras dan penuh perjuangan tapi saya bangga dengan apapun yang terjadi dikeluarga ini karna dengan itulah menjadikan saya seperti ini. pantang menyerah dengan keadaan.

saya orang kampung tapi tidak ingin terus menerus tertinggal dan disebut kampungan.....orang kampung tapi tidak kampungan....berhak atas kehidupan yang layak dimasa kini dan nanti.
my family with love



Minggu, 28 Juni 2015

bergurat dengan semangat

akhir-akhir ini semangat dan mood saya menulis ambruk luluh lantah entah karena apa..bahkan semakin hari ide semakin surut dan tidak ada perkembangan yang bagus untuk tulisan-tulisan saya..saya merasa masih membosankan...bagaimana orang lain mau membaca tulisan saya jika gaya penulisan saya masih kurang menarik.....

banyak yang saya lakukan untuk perkembangan diri dalam hal kepenulisan....blogging, baca-baca artikel, novel bahkan mengikuti grup-grup terbuka di facebook mengenai kepenulisan dengan tujuan semoga saya semakin banyak pembelajaran dan motivasi serta ide-ide semakin banyak bermunculan..tapi ternyata saya masih begini-begini saja. masih ga karu-karuan..... ini pasti berasal dari dalam diri saya yang tak berusaha maksimal semaksimal mungkin...entahlah..namun pada intinya saya memang harus terus belajar...karna saya suka bercerita....saya hanya kekurangan ilmu dan latihan...serta semangat yang byar pet byar pet....kadang semangat kadang down..ah dasar saya memang begitu...sifat buruk....

Rabu, 10 Juni 2015

Coba-coba hal baru, caving di goa si panjang ciampea bogor

saya suka hal-hal yang memicu adrenalin tapi juga punya efek yang baik untuk tubuh saya....nah saya ga suka olahraga tapi saya mau keluar keringat heee saya coba lari-lari tapi baru sebentar udah mager (baca : males gerak) heeee saya juga pernah nyoba ikut senam tapi tetep ya kebanyakan malah duduk-duduk parah emang nih dan kemaren saya coba ikut ajakan temen untuk caving malah bikin saya ketagihan semoga sih diajak lagi ya heee....bener-bener bikin keringetan dan menyenangkan.....saya ga bisa banyak cerita biar gambar yang bercerita ..caileh






over all kegiatan ini seru dan baru buat saya, malah bikin saya ketagihan cuma saya harus banyak belajar sama tim yang udah faham...thanks juga buat tim panitia yang seru dan terampil. next ngapain lagi nih??? ditunggu hal-hal baru selanjutnya.....

Rabu, 08 April 2015

Kicauan Saya

Saya suka sawah menghampar hijau ataupun menguning tanda padi siap panen, sungai yg mengalir jernih, gunung2 dengan gagah menjulang....keramahan keluarga, budaya dan tradisi serta makanan khasnya...saya masih orang kampung wong ndeso tapi sukar sekali saya temui semua itu lagi disekitar saya...semua seakan ingin berevolusi menjadi modern dengan melupakan "siapa diri kita" ..sawah diubah menjadi beton2 atau bahkan di sekitar saya kerakusan merubahnya menjadi lubang2 besar yang diperas habis2an diubah menjadi besi2 berjalan atau nyaris tanpa guna. Disekitar saya atau bs saja termasuk saya lupa akan makanan tradisional yg berganti dengan makanan impor siap saji yg katanya mewah namun dinegara asalnya itu adl makanan kaum kere (bisa jadi)...pembangunan yg melupakan kelestarian alam dan budaya. Kita ini masih doyan nasi tapi lah kenapa sawah dirubah jd bangunan beton...kita masih suka minum air tapi kenapa gunung2 dikeruk tak berhati...saya tak bisa apa2...selain memohon semoga alam n tuhan memaafkan kita...jd lah orang kampung yg tetep ngampung tp tdak kampungan. Saya miris dan takut akankah bahasa ibu saya hilang ditelan zaman??? Karna anak2 kecil disekitar saya tak lagi diajarkan bahasa ibunya oleh ibunya sendiri. Memang bahasa indonesia yg diajarkan adl bahasa nasional kita tapi bahasa sunda n bahasa daerah lainnya pun ingin tetap hadir mungkin sampe alam ini berakhir setidaknya tak perlu lah malu berbahasa daerah dengan teman sodara yg memiliki bahasa sama karna itu cara agar bahsa daerah itu tetap ADA... kecuali kita berbicara dg lawan bicara yg ga sedaerah atau ga ngerti bahasa daerah kita jd pake bahasa nasional...alam adat budaya tradisi bahasa selama tdak bertentangan dg agama kita harus menjaganya. Kalo bukan kita siapa lagi????kalau bukan sekarang kapan lagi???? *smoga saya amanah atas amanahMu Robb *tegal arum 5 april 2015

Selasa, 24 Maret 2015

pergilah...galau

ah...akhirnya kembali pulang disini....rumah yang selalu ada dalam fikiran untuk kembali membuka pintu dan mulai bercerita meskipun....banyak dari bagian isinya hanya keluh kesah dan sedikit cerita-cerita yang mungkin saja kelak bisa menjadi pelipur lara....

bukan tak ingin kembali namun penyakit mood2an saya mulai menyerang...dan akhir-akhir ini saya sedang gundah gulana galau merana mungkin hihihi...senua adalah bagian dari kicauan hati kecil..mish misuh tak tau aturan pda diri sendiri.

lagi-lagi saya direcokin sama perasaan saya sendiri...ya saya sudah memutuskan untuk berhijrah dari saya yang kemaren untuk menjadi muslimah yg lebih baik....terpenting saya mencoba untuk tak berkhalwat atau pacaran atau apapun itu bentuknya yang bisa membawa saya pada hal-hal yang menimbulkan fitnah dg lawan jenis bukan muhrim...

salah satu langkahnya adalah setelah putus dengan pacar saya di agustus 2014 kemaren saya sudah tak ingin lagi memikirkan tentangnya saya blok fbnya...dan tak lagi ingin dihubungi atau menghubungi so far itu berjalan lancar sampai suatu ketika pada akhirnya dia add fb saya lgi dengan fb miliknya yg lain namun ah saya fikir sudahlah saya sudah berhijrah dan bertekad takan ada lagi dia...setelah meminta saran sana sini akhirnya saya putuskan untuk menerima pertemanan di fb tak apa lah mungkin suatu saat ada keperluan fikir saya.

singkat kata kembali hati saya luluh lantah entah perasaan yang mana lagi yang kini mulai rapuh.... saya terkadang tak suka dengan keadaan ini..dia sudah menyakiti saya menghancurkan harapan saya namun masih bisa tenang dan seolah tidak ada yg terjadi terhadap saya atas kelakuannya....mungkin saya salah bersikap masih lembek menghadapinya namun sesungguhnya saya tipe orang yang gga bisa bilang apa yang saya rasa secara langsung saya selalu merasa gga enakan.

tolong... bisa kah kamu tinggalkan sendiri tanpa harus ada apapun antara kita meski hanya sekedar teman...berteman bukan berarti harus terhubung di sosial media bukan...please bisakah kamu sadar bahwa luka yang kamu toreh terlalu dalam...hingga sulit rasanya kulupakan.... memaafkan mungkin bisa mengobati luka namun bekasnya membutuhkan waktu lama untuk benar2 hilang..... kamu seolah ga pernah menyadari itu bahwa kamu begitu jahatnya melakukan ini tanpa merasa bersalah.....

saya ingin fokus...terus memperbaiki diri...terus istiqomah..... ...please leave me alone....without u I'm fine.... dan saya sadar saya hanya mainan bagi kamu.... mungkin imanku masih begitu rapuh hingga godaan itu datang lagi..... inilah kelemahanku...plis pergilah sejauh mungkin....saya tak bisa berlari dengan cara seperti ini....saya tak ingin kamu melihat saya berlari...... pergilah....pergi saja biarkan saya jalani hidup ini tanpa mesti kamu tau itu. sepertinya saya hanya ingin kamu tau bahwa saya terluka namun apa yang saya harapkan saya masih tidak tau....saya benar2 kacau....namun saat kemarin saya dan kamu tak terhubung dengan media sosial apapun kletahuilah hidup saya terasa lebih ringan. so.... plis DC saya dari kontak BBM mu....blok saya dari FBmu selepas saya aktifkan kembali FB saya...karena sesungguhnya saya tak mampu melakukan itu. entahlah.....betul saya rapuh.....ya saya lembek....apapun itu....saya akan kuat bila tanpamu....dalam bentuk apapun.

Jumat, 16 Januari 2015

Tuan datang untuk hilang (abu-abu)

saya tidak tau harus bersikap bagaimana lagi... menjelaskannya pun kamu tetap tak mengerti.... saya tetap bersikeras untuk tidak pacaran...itu sudah jadi pilihan saya.... saya tetap membuka peluang untuk kamu jika memang benar apa yang ada dalam hatimu tentang saya datangi orang tua saya toh kamu sudah mengenalnya dan kita sudah saling mengenal begitu lama...
form google

ya dulu memang saya selalu sering mentoleransi kehadiranmu dalam hidup saya tapi tidak untuk kali ini.... pacaran bukanlah jalan yang ingin saya lewati menuju suatu pernikahan....

kadang saya bertanya kenapa kita dipertemukan lalu kita saling jauh mengenal.... kamu datang kamu pergi datang lagi dan pergi lagi....hampir saja saya frustasi.... sebegitu lemahnya kah saya?????

jangan datangi saya lagi dengan alasan apapun kecuali satu datang bersama rombongan keluarga kamu. karna proses pengenalan kita sudah lewat kamu bukan lagi orang baru dalam hidup saya.

tolong fahami jalan yang sudah saya pilih....saya tetap tidak ingin pacaran...saya tetap pada prinsip dasar saya.... berjalan diatas syariat....

jika kamu berfikir saya berubah...mungkin benar saya berubah karna pada hakikatnya setiap orang pasti akan mengalami perubahan dalam dirinya... saya sedang berjuang mempersiapkan diri dan tolong kamu jangan rusak itu.

tak perlu sebetulnya kamu tunjukan kekecewaanmu atas sikap saya...karna sesunguhnya bukan saya yang pengecut.....salahkah saya meminta itu darimu?????? saya wanita dan saya bukan untuk dipacari...

pernahkah kamu berfikir bahwa bukan kamu saja yang sedang meraju...yang sedang mendekati saya (bukan bermaksud riya). kamu hanya perlu melewati satu proses...pintalah saya pada bapak dan ummi. toh kamu sudah mengenal mereka sejak lama...toh mereka sudah mengenalmu.....lalu apa sebenarnya yang kamu ingin dari saya?????????? biarkan saya berdiri diatas jalan yang saya pilih.....menjalankan syariatNya...... bantu saya mempersiapkan diri saya bagi kekasih hati yang telah Alloh persiapkan yg terbaik untuk saya....doakan saya agar istiqomah....jika benar kamu mencintai saya.....ambilah dengan cara yang alloh ridhoi.

seperti yang selalu kamu sampaikan bahwa saya harus jadi istri sholehah....saya sedang berupaya..berikhtiar....karna wanita sholehah akan melahirkan jundis2 terbaik ...inshaalloh. aamiin YRA

dan tadi pagi kembali kamu melakukan hal yang saya fikir itu freak... kamu menelpon saya hanya untuk memperdengarkan lagu-lagu galau persis seperti 1-2 tahun lalu saat kita mengalami hal seperti ini lagi. atau bahkan menelpon saya setiap hari tanpa ada pertanyaan apapun...saya tau kamu memliki maksud menelpon saya...tapi tetap keputusan saya takan berubah....YES or NO it's your choice...not other...and jangan menyesal ketika suatu saat kamu akan menerima kenyataan orang lain akan mendapatkan apa yg bisa kamu dapatkan hanya karna kamu tak bisa mengambil keputusan atas satu pilihan.... but at least,,,I Know u was choose.... tuh kan malah jadi saya deh yang galau...situ sih enak galau juga banyak cewe yang ngecengin lah saya......:(

JUST LOVE ME BECAUSE ALLOH......